Pembinaan Saka Bakti Husada

Kita semua sudah tahu, bahwa “Pramuka” kependekan dari Praja Muda Karana yang berarti rakyat muda yang senang bekerja/berkaya, dan Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para Pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berikut adalah Saka yang Berlaku secara Nasional :

1. Saka Dirgantara

2. Saka Bhayangkara

3. Saka Bahari

4. Saka Bakti Husada

5. Saka Keluarga Berencana

6. Saka Taruna Bumi

7. Saka Wanabakti

8. Saka Wira Kartika

9. Saka Kalpataru

Saka Bakti Husada, adalah satu dari delapan Saka lainnya yang ada di Gerakan Pramuka Indonesia yang merupakan wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

Sejak diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, yaitu dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, maka sampai saat ini hampir disetiap Kabupaten dan Kota sudah ada Saka Bakti Husada. Tujuan Pembentukan Saka ini adalah untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan Norma Hidup Sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkungannya.

Untuk Kabupaten Muara Enim sekretariat Saka Bakti Husada bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, dan kegiatannya melekat pada tugas pokok dan fungsi dari Seksi Promosi Kesehatan.

Pada Kamis, 11 April 2019 lalu, Dinas Kesehatan melalui Seksi Promosi Kesehatan telah melakukan Pembinaan ke-1 tahun 2019 kepada para Pramuka Penegak (anggota Pramuka usia 16-20 tahun)bertempat di Aula lantai 2 kantor Dinas kesehatan Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang Pramuka Penegak yang berasal dari 6 SLTA dalam Kecamatan Muara Enim yaitu SMAN 1, 2, 3 Muara Enim, SMKN 1 dan 2 serta MAN Muara Enim, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kecakapan mereka dalam memahami subbidang tertentu, atau dalam Pramuka dikenal dengan Krida yaitu satuan terkecil dalam Saka yang terdiri atas 5-10 orang yang mengkhususkan diri mempelajari keterampilan tertentu.

Nantinya setiap Krida memiliki Syarat Kecakapan Khusus dan anggota Saka tersebut berhak untuk memperoleh Tanda Kecakapan Khusus Kelompok Kesatuan Karyaan yang bergabung dengan Krida tertentu di Saka Bakti Husada bila mereka telah melalui pembinaan dan pelatihan.

Ada 6 Krida dalam Saka Bakti Husada, yaitu :

1. Krida Bina Lingkungan Sehat

2. Krida Bina Keluarga Sehat

3. Krida Penanggulangan Penyakit

4. Krida Bina Gizi

5. Krida Bina Obat

6. Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

 

Adapun Kecakapan Khusus untuk Kelompok Kebaktihusadaan, adalah sebagai berikut :

Krida Bina Lingkungan Sehat meliputi ;

1. Penyehatan Perumahan

2. Penyehatan Makanan dan Minuman

3. Pengamanan Pestisida

4. Pengawasan Kualitas Air

5. Penyehatan Air

Krida Bina Keluarga Sehat meliputi ;

1. Kesehatan Ibu

2. Kesehatan Anak

3. Kesehatan Remaja

4. Kesehatan Usia Lanjut

5. Kesehatan Gigi dan Mulut

6. Kesehatan Jiwa

Krida Penanggulangan Penyakit meliputi ;

1. Penanggulangan Penyakit Malaria

2. Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah

3. Penanggulangan Penyakit Anjing Gila

4. Penanggulangan Penyakit Diare

5. Penanggulangan Penyakit TB Paru

6. Penanggulangan Penyakit Kecacingan

7. Imunisasi

8. Gawat Darurat

9. HIV / AIDS

Krida Bina Gizi meliputi ;

1. Perencanaan Menu

2. Dapur Umum Makanan/Darurat

3. UPGK dalam Pos Pelayanan Terpadu

4. Penyuluh Gizi

5. Mengenal Keadaan Gizi

Krida Bina Obat meliputi ;

1. Pemahaman Obat

2. Taman Obat Keluarga

3. Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Zat Adiktif

4. Bahan Berbahaya bagi Kesehatan

5. Pembinaan Kosmetik

Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) meliputi ;

1. Bina PHBS di Rumah

2. Bina PHBS di Sekolah

3. Bina PHBS di Tempat umum

4. Bina PHBS di Instansi Pemerintah

5. Bina PHBS di Tempat kerja

Ibu Zulina, Amkep selaku Kepala Seksi Promkes, yang didampingi oleh Kakak Pembina Saka Bakti Husada Dinas Kesehatan Kab. Muara Enim Ibu Eva Januarti, SKM menyatakan, dari jumlah peserta yang ada sebanyak 60 orang maka bisa dibentuk 6 krida sehingga pembinaan selanjutnya bisa lebih difokuskan untuk masing-masing krida.

Untuk itu, pembinaan ini sudah dijadwalkan selama 6 bulan ke depan, yaitu dari April sampai dengan September 2019 dengan waktu pelaksanaannya setiap Kamis minggu ke 1-3 pukul 14.30 s/d 17.00 WIB di Aula Dinas Kesehatan dan Hari Minggu pada minggu ke 4 setiap bulannya bertempat di Lapangan kantor Dinas Kesehatan untuk praktek kecakapan.

Masih menurut Ibu Zulina, kita berharap kegiatan ini berjalan lancar sehingga dapat menghasilkan anggota Saka yang mampu menjadi role model dalam Penerapan Norma Hidup Sehat di tengah lingkungannya dan menginspirasi tumbuhnya kemandirian masyarakat dalam memelihara kesehatannya dan keluarga.

Selanjutnya, kegiatan ini dapat terlaksana karena dukungan dari berbagai pihak, baik internal Dinas Kesehatan maupun eksternal, untuk itu ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap para pihak, semoga upaya yang kita lakukan bersama ini dapat mempercepat terwujudnya "Muara Enim Untuk Rakyat Yang Sehat" ucap ibu Eva Januarti, SKM menutup pembicaraan.

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.